. . .

June 9, 2016 § Leave a comment

Kadang aku gak mau kamu melesat terlalu jauh. Sibuk di setiap waktunya. Kadang, aku hanya ingin kamu seperti ibu (ulujami) atau eyang. Mendidik anak sepenuhnya. Berkhidmad untuk keluarga dengan cara yang dulu diajarkan rasul pada istri2nya. Aku lebih merasa tenang seperti itu.

AADC2…

May 25, 2016 § 1 Comment

Membahas hal yang kekinian (ahey), semalam, saya nge-date nonton AADC2 sama suami setelah sekian lama *tutup muka*
Tiba-tiba aja diajak nonton dan dia sudah beli tiketnya, baiklah mau bagaimana lagi, hihi.

Terkait filmnya, saya ngga pengen banyak komentar sih. Biasa aja menurut saya. Hanya latar tempat yang digali dengan indah. Dan alur ceritanya, terutama kisah percintaan Cinta-Rangga, seperti banyak komentar yang berseliweran dimana-mana: tidak dewasa. Indeed, ngga dewasa banget, lebih gentle suami saya #eh.

Diantara layar film, baju kuyup karena kehujanan, dan tangan kedinginan yang erat digenggam suami: Pikiran saya mengembara pada banyak scene acak. Banyak. Sembari sejenak menengok laki-laki dengan tangan hangatnya.

Sungguh, menjadi dewasa dalam bercinta adalah salah satu seni tersendiri. Dan itu tidak mudah, saya tahu.
Saya mungkin salah satu yang terselamatkan karena sifat saya yang “plain”; tapi mungkin tidak bagi yang lain.

Cinta itu tegak. Cinta itu tidak menye-menye. Cinta itu tegas menggenggam dan tegas melepaskan.
Dewasalah :)

*ini tulisan apa, wkwk*

Pagi

May 23, 2016 § 3 Comments

screenshot_2016-05-23-15-31-09

screenshot_2016-05-23-15-31-37

Bahwa menikah,
Adalah seni memelihara cinta.

Dan mencintainya,
Adalah tentang mengingat hal-hal manis dan kembali merasakan degupnya. :)

One day

March 21, 2016 § Leave a comment

image

Menemani gadis kecil ini tertidur di siang hari pada weekdays; is precious.
And i’m whispering a prayer: akan ada saatnya, si bunda akan juga  ada di pagi, siang, dan sore harinya; dan tentu saja saat malam ketika si gadis kecil menutup mata diantara dongeng-dongeng sebelum tidur.

*kecup kening*

Apa yang akan ditulis?

January 13, 2016 § Leave a comment

Ehem, saya mungkin akan baaanyak merefleksikan pengalaman saya sebagai seorang istri dan seorang ibu (dan peran-peran lainnya) dalam blog ini. Dimohon maklum ya, hehe. Sejak menikah, saya belajar sangat banyak hal. Sangat banyak; baik yang saya refleksikan dari/dan bersama suami (saya belajar banyak banget darinya), saya refleksikan sendiri, maupun saya refleksikan dari orang-orang di sekitar saya.

Pada satu titik, saya merasa sayang sekali jika refleksi-refleksi itu hanya mengendap dalam otak saya; tercerai-berai tidak tertata. Itu mengapa saya merasa saya harus mulai menuliskan semua yang telah saya alami. Sebenarnya, ini semata-mata sebagai kebutuhan saya pribadi: agar segala konsep yang ada di pikiran saya bisa tertata dengan rapi, bisa dibaca kembali sebagai reminder, dan sebagai arah untuk perbaikan ke depan. Yah, syukur-syukur jika ternyata ada yang berguna ketika dibaca oleh orang lain.

Ah, dan saya kangennnnn sekali menulis. Proses menulis adalah seperti kembali menemukan sahabat lama kemudian bercengkrama. Semakin dalam bahan obrolannya, akan jadi semakin asyik.

Ahiyaaay, mari menulis lagi!

I’m Starting Over!

January 13, 2016 § 2 Comments

Halo!
Horeee, akhirnya setelah hampir 5 tahun, blog ini kosong lagiii!
Ini salah satu target 2016 saya sih, memulai kembali blog dengan konsep yang baru.

Mmm, mungkin tulisan-tulisannya akan lebih deskriptif dan clear dibanding tulisan-tulisan sebelumnya yang banyak tulisan acaknya.
Tapi prinsip lama tetap akan melekat: Plain and Sensible. Makanya themes nya tetep sama.
Tulisannya akan diusahakan se-ringan, se-mengalir, se-padat, se-singkat, dan se-polos mungkin.

Mudah-mudahan bisa konsisten menulis lagi ya dan tulisannya bisa bermanfaat -setidaknya untuk diri sendiri yang suka lalai ini.

Mari memulai lagi! :D

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 41 other followers