Gugur… :’

September 26, 2017 § Leave a comment

Walaupun awalnya ngga siap, tetapi saatnya kehilangan rasanya sedihhh… :’

Qadarullah, janin berusia 2 bulan itu harus gugur.
Semoga Allah mengampuni ya jika selama 2 bulan ini ada kelalaian si Bunda dalam menjaga titipan-Nya.

Saatnya mematuhi janji untuk bisa menjadi Ibu yang lebih baik untuk Sarah dan Salma sebelum Allah menitipkan malaikat kecil lainnya.

 

Advertisements

For what they believe is what they will become…

September 14, 2017 § Leave a comment

Such a beautiful quote… <3

#ayobelajarlagi

Sampai waktunya tiba… :)

September 8, 2017 § Leave a comment

Alkisah, istrinya habis protes karena dilarang suaminya ikutan seleksi Tugas Belajar dari Kantor. Istrinya dengan sederhananya berpikir, kuliah lagi bisa jadi sarana yang sangat baik untuk refreshment dan mengembalikan segala cita-cita dan passionnya. Tetapi menurut sang suami yang juga sedang kuliah S2, saat ini bukan waktu yang tepat karena menurutnya kuliah S2 itu lumayan berat dan kondisi saat ini belum settle, apalagi jika ketambahan malaikat kecil lagi di keluarga kami. Setelah drama singkat karena si istri masih berputar dengan kekecewaannya, si suami mengakhiri statemennya dengan ini:

 

Maka istrinyapun luluh. Perempuan mah asal dibujuk-bujuk mah gampang luluh kok, wkwk.

#sekian cerita tidak berfaedah ini, wkwk.

***

Intinya, dalam rumah tangga, semua ada fase-fasenya. Ada fasenya suami yang maju duluan, istrinya harus ngalah dulu dan support. Ada fasenya istrinya punya kesempatan maju, suaminya yang saatnya ngalah dan support. Tapi keduanya harus sama-sama maju dong supaya ngga ada yang ketinggalan di belakang dan terus saling membersamai dalam suka dan duka *tsah.

Sesungguhnya hidup hanyalah antara syukur dan sabar.

Teduh…

February 20, 2017 § Leave a comment

Dari Asma bintu Yazid ia berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
“Maukah aku kabarkan kepada kalian orang yang terbaik?” Mereka berkata, “Mau wahai Rasulullah.”
Beliau bersabda, “Yaitu orang orang yang apabila dilihat, membuatmu ingat kepada Allah.”
[HR Ahmad, dihasankan oleh Syaikh Al Albani]

Semalam diajak suami mampir kajian di Asrama PPSDMS. Walaupun ngga sammpai jadi lulusan (wkwk), tetapi (alhamdulillah banget) si Abang masih dekat dengan para ustadz disana. Kajian diisi oleh salah seorang ustadz [yang tidak perlu disebut namanya]. Salah seorang yang saya kagumi atas dedikasi, cara pikir beliau, dan yang paling utama: kesalihan yang nampak dari wajahnya yang teduh. Kalau suami saya menyebutnya: “qalbunya sudah mapan”.

Di tengah hingar bingar pesona seleb-seleb instagram yang kadang bikin banyak-banyak menarik nafas (aha), sungguh tetap tidak ada yang mengalahkan pesona orang-orang soleh dengan keteduhan wajahnya dan auranya yang mapan memancar. Ngga usah denger beliau ngomong apa, dengan ngeliat wajahnya aja rasanya udah bikin ademmm sekaligus tertampar dalam satu waktu yang sama.

Udah sih, cuma mau cerita ini aja, hehe.
Semoga Allah terus merahmari beliau, dan orang-orang soleh diluar sana.

:)

December 1, 2016 § Leave a comment

Sesuatu itu disebut masalah, (hanya) ketika kita menilainya sebagai masalah. Tetapi ia akan jadi baik-baik saja, bahkan bisa jadi peluang kebahagiaan, selama kita menilainya begitu. :)

Don’t sweat a small stuff. Just be happy! ;*

Fi qalbi talala…

November 25, 2016 § Leave a comment

لا لا لا نحتاج المال
كي نزداد جمالا
جوهرنا هنا
 في القلب تلالا

La la, La nahtajul ma-la,
Kai nazdada jama-la,
Jauharna huna,
Fi qalbi talala.

Kita tidak memerlukan harta
untuk menambahkan kecantikan,
 kecantikan sesungguhnya ada di sini,
 di dalam hati ia bersinar.

[Humood – Kun Anta]

:’)

The Science of Raising Happy Kids (Saved Image)

October 28, 2016 § Leave a comment

Numpang save image ya: How to raise happy kids!
Semoga berguna juga buat yang terlanjur mampir kesini :D

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10